dia dia dia dia…….
siapakah dia yang saia maksud?? ya seseorang gitu dech. seseorang yang menemani saia, seseorang yang bersharing ria bersama saia, seseorang yang bersedia narsis bareng saia, seseorang yang empuk diajak ngobrol, seseorang yang saia anggap sebagai kakak, seseorang yang dapat memberikan kehangatan (dan dia tidak menyadari itu), seseorang yang bercikakak cekikuk *tertawa maksudnya* bersama saia, seseorang yang kedewasaannya di atas saia, seseorang yang menyebut aq dan dia adalah teman.
Teman! Bisa dikatakan teman bukan? apa lagi selain teman? sahabat? Dan kemungkinan besar bukan musuh kan?! Tetapi disamping teman kita adalah saudara bukan, saudara se-aqidah bukan?
Dan kita harus menjaga tali silaturahmi ini bukan? saling merangkul bukan?
lalu apakah ada alasan yang benar-benar jelas bahwa kita boleh memutuskan tali silaturahmi yang terjalin ini?
jawaban saia adalah Tidak! dan Jangan Sampai ini Terjadi!!
Lalu kenapa dia melakukan ini?? kenapa dia bertingkah seperti ini?? kenapa dia membuat keputusan sepihak tanpa penjelasan pintar seperti ini?? kenapa dia menjadi aneh seperti ini??
Pemikiran apa, Alasan apa, Penjelasan apa yang membuat dia mengatakan
“GW MINTA MAAF UNTUK TIDAK BISA MENJADI TEMAN KALIAN LAGI.THANKS FOR EVERYTHING”
pernyataan bodoh apa itu??? bagi saia itu adalah seuntai pernyataan tidak pintar yang baru pertama kali saia terima seumur hidup saia menjalani sebuah pertemanan.
Ada apa?! kalaupun tidak bisa di ceritakan ya mungkin bisa bilang ” maaf mungkin belum saatnya. mohon pengertiannya”. i’m fine with it!!
EGOIS!!! manusia tidak hidup sendiri!
oke kalau pernyataan itu dia lontarkan hanya untuk saia, tapi semua teman-teman yang dekat dengan saia dan dia pun di berlakukan hal yang sama.
sejak perubahan sikap dia ke saia dan teman-terdekat, saia sudah merasa aneh. karena memang kita dekat ya saia bertanya. apa saia punya salah? jawabnya “tidak”. tapi saia tetap berusaha minta maaf.
tidak cuman saia, tetapi teman-teman yang lain seperti itu.
bahkan dalam hati saia selalu memanjatkan permohonan maaf kepada-Nya,Ya Allah kalau saia pernah menorehkan luka di hatinya mohon dimaafkan dan lembutkan hatinya Ya Latif agar di mau memaafkan saia.
bagi saia dia memutuskan tali silaturahmi benar-benar aneh..
ibunda saia pernah mengatakan,
jangan putus tali silaturahmi karena nanti semakin jauh dari harapan dan impianmu nak. tetap jaga hubungan baik dengan siapa saja.
Dan hari ini, (30 July 2010) dia benar-benar membuktikan bahwa dia sudah tidak berminat menjadi teman saia dan teman-teman yang pernah dia nyatakan.
terserah orang mau bilang gw naive, atau bilang ngurusin banget sech orang seperti itu. tapi bagi saia itu bukan hal yang sepele. sikap stress yang dialaminya bisa di sembuhin. kita teman bukan??
sampai kapanpun kita tetap teman. mari kita sama-sama belajar IKHLAS, ikhlas menjalani hidup. saling mengingatkan.
sampaikanlah walau satu ayat, benar begitu bukan??




.. astagfirullah..
mari saia mulai dengan berdehem dan sebelumnya postingan ini saia buat dengan keadaan sok tau menahu.. xixixixixi..
dapatlah sialnya. (wanda dengan mahasiswa/i yang laen). hah!!! terciptalah sebuah judul “Kekecewaan menyatukan kekesalan” *lebay.alay.najong*